Gejala Cacar Air Pada Anak

Cacar air atau Varicella adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini terbilang lama sembuhnya, sehingga sering kali membuat anak terpaksa ‘cuti panjang’ dari sekolah.

Gejala: Gejala awal adalah demam, nafsu makan berkurang kadang-kadang disertai batuk kering, cepat lelah, lesu, dan lemah. Pada kasus yang lebih berat, bisa muncul nyeri sendi dan sakit kepala. Dalam waktu sekitar 24 jam, akan muncul bercak kemerahan pada kulit yang berukuran kecil, di sekitar dada, perut, atau punggung dan diikuti oleh bagian tubuh lainnya, termasuk wajah.

Bercak kemerahan ini akan berkembang menjadi bintil bening berisi cairan—bentuknya seperti embun, dan terasa agak nyeri atau gatal. Dalam perjalanan penyakit ini akan didapat tanda yang khas, yaitu dalam waktu yang bersamaan gambarannya adalah kemerahan, timbul bintil, bintil berisi cairan, dan keropeng kering. Tanda ini disebut polimorf.

Cara penularan: Penularan sebetulnya sudah bisa terjadi 24 jam sebelum gejala penyakit muncul. Virus cacar air ditularkan melalui percikan air liur atau kontak langsung dengan cairan dari bintil pada kulit penderita dan benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan tersebut. Masa inkubasi penyakit ini sekitar 10 – 21 hari.

Cara merawatnya: Pengobatan terbaik adalah meningkatkan daya tahan tubuh anak melalui asupan makanan bergizi dan istirahat. Untuk mengurangi gatal, Mama bisa member bedak yang mengandung menthol—kecuali jika anak alergi. Jadi, kulitnya  terasa dingin dan nyaman. Bedak yang dioles tipis juga bisa mengurangi gesekan pada kulit sehingga mengurangi risiko iritasi.

Pencegahan: Berikan vaksinasi cacar air pada anak dan pelihara daya tahan tubuhnya agar senantiasa fit.

Tip untuk Mama: Selama sakit, sebaiknya anak tetap mandi seperti biasa. Kuman yang menumpuk pada kulit bisa menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air. Jangan menggosok tubuh dengan handuk terlalu keras sehingga bintil tidak pecah secara alami dan nantinya meninggalkan bekas kecokelatan yang sulit hilang.

Sumber : Parenting.co.id

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s