Melatih Motorik Bayi

 

Tumbuh kembang bayi di tahun pertamanya sangat menakjubkan. Perkembangannya diawali dengan gerakan refleks, yaitu gerakan-gerakan yang terjadi secara otomatis dan tanpa disadari.

Seiring dengan menghilangnya kemampuan refleks bayi, secara bertahap kemampuan motoriknya berkembang. Ia tidak saja mampu mengangkat kepala dan membalikkan tubuhnya, tetapi juga mencoba merangkak. Lalu dengan bertambahnya usia, si kecil kemudian akan mampu duduk, merangkak, berdiri, lalu berjalan.

Bayi akan mengembangkan kemampuan motoriknya lewat berbagai cara, di antaranya:

 

• Trial & Error
Jika Anda tidak menstimulasinya untuk melakukan beberapa gerakan, ia tetap akan menguasai gerakan tersebut melalui fase trial and error. Tapi, biasanya, cara belajar seperti ini tidak memberikan hasil yang maksimal.

• Meniru
Belajar dengan meniru menghasilkan kemampuan yang lebih baik dibanding trial and error. Sebagai role model, pastikan Anda memberi contoh yang baik dan benar pada si kecil. Misal, membiasakannya meraih sesuatu dengan tangan kanan.

• Pelatihan
Cara ini paling memiliki peluang untuk memberikan hasil yang optimal bagi si kecil. Anda tak hanya menjadi role model, tapi juga bertugas untuk memperhatikan dan membetulkan setiap gerakannya sampai ia menguasai keterampilan tersebut dengan baik.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s