Mengapa Bayi Muntah?

Ketika bayi memuntahkan makanannya, bisa jadi perutnya terlalu penuh untuk menampung segalanya. Bayi di bawah usia sepuluh bulan memiliki otot pencernaan yang belum matang, serta katup antara perut dan kerongkongannya belum berkembang sempurna.

“Jika bayi makan terlalu banyak atau terguncang berlebihan sesudahnya, katup tersebut akan relaks dan terbuka, sehingga makanan mengalir kembali ke atas,” ujar Terry Hatch, M.D., dokter anak di Carle Foundation Hospital, Urbana, IL. Banyak bayi juga muntah setelah menelan terlalu banyak udara.

Cara mencegahnya: Pegang bayi dalam posisi yang nyaman selama makan, sendawakannya setiap beberapa menit, dan dudukkan si kecil dalam posisi tegak di atas pangkuan Anda atau kursi bayi selama 20 menit setelah makan.

Namun, hubungi dokter anak jika muntahannya banyak dan berwarna kuning atau kehijauan; mungkin saja ada virus dalam perutnya atau mengalami kondisi medis yang serius, seperti sumbatan pada usus atas.

Sumber: Parenting.co.id

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s