Tahap Perkembangan Tawa Anak

IMG_6298

Sejak lahir, sebenarnya anak sudah bisa menunjukkan tawa dan senyuman lucunya. Nah, ini adalah bukti bahwa tersenyum adalah hak asasi setiap manusia. Dengan peralatan canggih dokter kandungan, sekarang Anda bisa mengetahui kalau anak di dalam perut Anda sedang tersenyum atau tidak. Tentu saja, senyuman yang ditunjukkannya masih berupa respon fisik saja, bukan reaksi emosional.

Ketika berusia sekitar 2 – 3 bulan, bayi mulai mengenal dan mencoba memahami bahwa senyuman bisa menjadi simbol untuk berinteraksi dengan orang lain. Akui saja bahwa Anda juga seorang mama yang suka memancing anak tersenyum lagi, lagi, dan lagi pada saat itu, kan? Segala cara akan Anda lakukan untuk menggoda bayi Anda demi melihat senyuman dan tawanya.

Dalam 2 tahun pertama, anak memang sudah bisa mengenali ekspresi wajah dan menirukan mimik wajah orang tuanya, meskipun ia sendiri belum memahami makna sebuah senyuman. Seiring dengan tahapan perkembangannya, anak berusia 5 tahun sudah bisa mengenali ekspresi bahagia dan sedih, sama seperti bagaimana orang dewasa memahaminya.

Sumber: Parenting.co.id

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s